Selamat datang di blog kami..disini kami menyediakan semua koleksi warkop DKI(dono,kasino,indro)
ada sekitar 40 film dari awal mereka main sampe terakhir.
harganya cuma

Rp120.000

(belum termasuk ongkos kirim)..plus bonus menarik
bisa diputar di DVD player yang mendukung format divx.tapi disarankan ditonton di laptop/komputer


bagi yang berminat silahkan hubungi
081933341560



Tuesday, January 20, 2009

Daftar Film warkop

Dapatkan semua film hanya Rp 120.000

A.Disc 1

1.atas boleh bawah boleh
2.bebas aturan main
3.bagi bagi dong
4.saya suka kamu punya
5.bisa naik gak bisa turun

B.Disc 2
1.Dikejar setan
2.gede rasa
3.IQ jongkok
4.jangan bilang siapa siapa
5.maunya selalu untung

C.Disc 3
1.Kesempatan dalam kesempitan
2.malu malu mau
3.lupa aturan main
4.mana bisa tahan

D.Disc 4
1.Gantian Dong
2.masuk kena keluar kena
3.pencet sana pencet sini
4.Gengsi donk
5.memang lagi mujur

E.Disc 5
1.makin lama makin asyik
2.pokoknya beres
3.salah sasaran
4.mana tahan
5.salah masuk

F.Disc 6
1.Jodoh boleh diatur
2.sama juga bohong
3.saya duluan dong
4.tahu diri dong
5.cuma omong kosong
6.makin gila warisan

G.Disc 7
1.manusia 6jt dollar
2.chips
3.pintar pintar bodoh
4.sabar dulu dong
5.godain kita dong

H.Disc 8
1.depan bisa belakang bisa
2.dongkrak antik
3.maju kena mundur kena
4.setan kredit
5.itu bisa diatur


BONUS :
Lawakan warkop waktu masih siaran di radio prambors.format mp3
1.Cangkir Kopi
2.Dokter Masuk Desa
3.Kebali
4.Semua Bisa Diatur
5.Warkop versus Psp
6.Makin Tipis Makin Asyik
7.Mana Tahan Early 1980
8.Pengen Melek Hukum
9.Warung Tenda

Lagu lagu koleksi warkop
1.Are you Sleeping Brother Jhon(nc)
2.Suzanna,beat it
3.Tahu diri donk
4.Gengsi Donk
4.mona


Thursday, December 25, 2008

sejarah berdirinya warkop

Ide awal obrolan Warkop Prambors berawal dari dedengkot radio Prambors, Temmy Lesanpura. Radio Prambors meminta Hariman Siregar, dedengkot mahasiswa UI untuk mengisi acara di Prambors. Hariman pun menunjuk Kasino dan Nanu, sang pelawak di kalangan kampus UI untuk mengisi acara ini. Ide ini pun segera didukung oleh Kasino, Nanu, dan Rudy Badil, lalu disusul oleh Dono dan Indro.

Rudy yang semula ikut Warkop saat masih siaran radio, tak berani ikut Warkop dalam melakukan lawakan panggung, karena demam panggung (stage fright). Untuk hal itu, Rudy mengaku "Pernah sekali saya coba di panggung TIM, saya menyadari bahwa saya tidak mampu. Setelah itu ya nggak usah saja,"

Dono pun awalnya saat manggung beberapa menit pertama mojok dulu, karena masih malu dan takut. Setelah beberapa menit, barulah Dono mulai ikut berpartisipasi dan mulai kerasan, hingga akhirnya terus menggila hingga akhir durasi lawakan. Indro adalah anggota termuda, saat anggota Warkop yang lain sudah menduduki bangku kuliah, Indro masih pelajar SMA.

Pertama kali Warkop muncul di pesta perpisahan (kalau sekarang prom nite) SMP IX yang diadakan di Hotel Indonesia. Semua personil gemetar, alias demam panggung, dan hasilnya hanya bisa dibilang lumayan saja, tidak terlalu sukses. Namun peristiwa di tahun 1976 itulah pertama kali Warkop menerima honor yang berupa uang transport sebesar Rp 20.000. Uang itu dirasakan para personil Warkop besar sekali, namun akhirnya habis untuk menraktir makan teman-teman mereka.

Berikutnya mereka manggung di Tropicana. Sebelum naik panggung, kembali seluruh personel komat-kamit dan panas dingin, tapi ternyata hasilnya kembali lumayan.

Baru pada acara Terminal Musikal (asuhan Mus Mualim), grup Warkop Prambors baru benar-benar lahir sebagai bintang baru dalam dunia lawak Indonesia. Acara Terminal Musikal sendiri tak hanya melahirkan Warkop tetapi juga membantu memperkenalkan grup PSP (Pancaran Sinar Petromaks), yang bertetangga dengan Warkop. Sejak itulah honor mereka mulai meroket, sekitar Rp 1.000.000 per pertunjukan atau dibagi empat orang, setiap personil mendapat no pek go ceng (Rp 250.000).

Mereka juga jadi dikenal lewat nama Dono-Kasino-Indro atau DKI (yang merupakan pelesetan dari singkatan Daerah Khusus Ibukota). Ini karena nama mereka sebelumnya Warkop Prambors memiliki konsekuensi tersendiri. Selama mereka memakai nama Warkop Prambors, maka mereka harus mengirim royalti kepada Radio Prambors sebagai pemilik nama Prambors. Maka itu kemudian mereka mengganti nama menjadi Warkop DKI, untuk menghentikan praktek upeti itu.


Dari semua personil Warkop, mungkin Dono lah yang paling intelek, walau ini agak bertolak belakang dari profil wajahnya yang 'ndeso' itu. Dono bahkan setelah lulus kuliah menjadi asisten dosen di FISIP UI tepatnya jurusan Sosiologi. Dono juga kerap menjadi pembawa acara pada acara kampus atau acara perkawinan rekan kampusnya. Kasino juga lulus dari FISIP. Selain melawak, mereka juga sempat berkecimpung di dunia pencinta alam. Hingga akhir hayatnya Nanu, Dono, dan Kasino tercatat sebagai anggota pencinta alam Mapala UI.

Setelah puas manggung dan mengobrol di udara, Warkop mulai membuat film-film komedi yang selalu laris ditonton oleh masyarakat. Dari filmlah para personil Warkop mulai meraup kekayaan berlimpah. Dengan honor Rp 15.000.000 per satu film untuk satu grup, maka mereka pun kebanjiran uang, karena hampir tiap tahun mereka membintangi satu film di dekade 1980-an. Malah beberapa tahun ada dua film Warkop sekaligus.

Kelebihan Warkop dibandingkan grup lawak lain, adalah tingkat kesadaran intelektualitas para anggotanya. Karena sebagian besar adalah mahasiswa (yang kemudian beberapa menjadi sarjana), maka mereka sadar betul akan perlunya profesionalitas dan pengembangan diri kelompok mereka.

Ini dilihat dari keseriusan mereka membentuk staf yang tugasnya membantu mereka dalam mencari bahan lawakan. Salah satu staf Warkop ini kemudian menjadi pentolan sebuah grup lawak, yaitu Tubagus Dedi Gumelar alias Miing Bagito.

Saat itu Miing mengaku bahwa ia ingin sekali menjadi pelawak, dan kebetulan ia diterima menjadi staf Warkop. Kerjanya selain mengumpulkan bahan lawakan, melakukan survei lokasi (di kota atau daerah sekitar tempat Warkop akan manggung), kalau perlu melakukan pekerjaan pembantu sekalipun seperti menyetrika kostum para personil Warkop. Ini dilakukan Miing dengan serius, karena ia sadar disinilah pembelajaran profesionalitas sebuah kelompok lawak. Miing sempat ikut dalam kaset warkop dan film warkop, sebelum akhirnya membentuk kelompok lawak sendiri bersama Didin (saudaranya) dan Hadi Prabowo alias Unang yang diberi nama Bagito (alias Bagi Roto).

Dalam era televisi swasta dan menurunnya jumlah produksi film, DKI pun lantas memulai serial televisi sendiri. Serial ini tetap dipertahankan selama beberapa lama walaupun Kasino tutup usia di tahun 1997. Setelah Dono juga meninggal di tahun 2001, Indro menjadi satu-satunya personel Warkop. Sedangkan Nanu sudah meninggal lebih lama karena sakit liver dan dimakamkan di TPU Tanah Kusir Jakarta.

WARKOP DKI


Warkop atau sebelumnya Warkop Prambors, juga kemudian dikenal sebagai Trio DKI adalah grup lawak yang dibentuk oleh Nanu (nama asli Nanu Mulyono), Rudy Badil, Dono (Wahjoe Sardono), Kasino (Kasino Hadiwibowo) dan Indro (Indrodjojo Kusumonegoro). Nanu, Rudy, Dono dan Kasino adalah mahasiswa Universitas Indonesia (UI), Jakarta sedangkan Indro kuliah di Universitas Pancasila Jakarta. Mereka pertama kali meraih kesuksesan lewat acara Obrolan Santai di Warung Kopi yang merupakan garapan dari Temmy Lesanpura, Kepala Bagian Programming Radio Prambors. Acara lawakan setiap Jumat malam antara pukul 20.30 hingga pukul 21.15, disiarkan oleh radio Prambors yang bermarkas di kawasan Mendut, Prambanan, Borobudur, alias Menteng Pinggir.

Dalam acara itu, Rudi Badil dalam obrolan sering berperan sebagai Mr. James dan Bang Cholil. Indro yang berasal dari Purbalingga berperan saebagai Mastowi (orang Tegal), Ubai (orang Ansori). Kasino yang asli Gombong perannya bermacam-macam: Mas Bei (orang Jawa), Acing/Acong (orang Tionghoa), dan Buyung (orang Padang). Nanu yang asli Madiun sering berperan sebagai Tulo (orang Batak). Dono sendiri hanya berperan sebagai Mas Slamet (orang Jawa).

Monday, August 25, 2008

Tentang Kami

jika anda belum begitu yakin dengan kami..berikut kami tunjukkan beberapa no resi pengiriman untuk pembelian film warkop.resi ini nanti bisa anda cek di web jne di www.jne.co.id


1724990520001 atas nama bp.zailendra(kota baru kalimantan selatan)
1724990500003 atas nama wiwin (jakarta)
1726622230005 atas nama deni.a safryono (jaksel)
1722988370003 atas nama ramadan cahyo (semarang)
1720769390004 atas nama Qomarruzzauman (bekasi)
1724988120008 atas nama yunus (kota palopo)
14703211100003 atas nama galih(jawa tengah)
1720769390004 atas nama Qomarruzaaman(bekasi)
1724986970001 atas nama angga faletra (sleman yogyakarta)
1722988370003 atas nama ramadhan(semarang)
1698822970008 atas nama ade fauzi (pekanbaru riau)
1698822970008 atas nama dodi saleh (pagar alam sumatra selatan)
1722480670007 atas nama bali crew (kuta bali)
1690908650002 atas nama rigo (batam kepri)
1698242860002 atas nama boy agus (surabaya)
1698821730009 atas nama muhamad rusdi (martapura kalsel)
1698821730009 atas nama iskandar firdaus (jonggol jawa barat)
1698815630001 atas nama hadi wiyono (semarang)
1692143620000 atas nama ega ferdyan (purwokerto)
1715737250008 atas nama roni chandra (panyabangun sumatra utara)
1711784330007 atas nama jimmy halim (samarinda kaltim)
1698704760000 atas nama samsin pujiansya (pangkalbun kaltim)
1711776170000 atas nama dr.dendi s kusumah (karawang timur)
1711780260001 atas nama purwanto (nabire papua)
1711776180009 atas nama sokhianto hulu (kab.nias)
1711771900008 atas nama djarot suprioto (semarang)
1710642820001 atas nama adrianus (tangerang banten)
1711771910007 atas nama adit (surabaya)
1711776140003 atas nama gede kusuma (denpasar)
1711776130004 atas nama handrini (denpasar)
1702030920004 atas nama rully (kab.barito (kalteng)
1680133550000 atas nama azwaldi (bengkulu)
1689809520002 atas nama dedi (padang)
1671041280004 atas nama henyo sulistya (sidoarjo)

nanti hasil trackingya seperti ini :




itu baru sebagian resi pembeli di http://dki-warkop.blogspot.com
karena waktu,kami belum bisa memasukkan semua resi.tapi akan kami usahakn untuk menulikan semua resinya disini.
resi resi diatas benar benar resi dari JNE yang bisa anda cek di di www.jne.co.id tidak ada sama sekali edit editan.
kami disini benar benar murni ingin melayani anda semua.tidak ada maksed sedikitpun untuk melakukan penipuan..

ini ada beberapa screenshoot testimoni dari custumer yang telah berbelanja di http://dki-warkop.blogspot.com







Tuesday, February 5, 2008

Bebas Aturan Main (1993)

Dono, Kasino, dan Indro yang kehilangan celana ketika sama-sama sedang buang air besar di WC umum ditempat hiburan. Dono mengambil celana bapak yang ada disebelahnya dan ternyata bapak tersebut pacar dari Dono, Kasino, dan Indro.

Bagi Bagi Dong (1993)

Dono yang tinggal dengan kedua sahabatnya dan pacarnya masing-masing sering iri karena belum punya pacar. Maka dia pergi ke sebuah dukun dan diberi tikus. Di rumah tikus tersebut terlepas dan membuat takut pacar-pacarnya.

Mana Bisa Tahan(1990)

Dono mempunyai dua orang pacar yaitu Windy dan Cindy sehingga sering sukar mengatur pertemuan dan sering salah paham. Kasino dan Indro iri hingga membuat berpacaran Dono berantakan dengan menjelek-jelekan Dono.

*Bisa Naik Bisa Turun (1991), 85 Menit. Pemain : Warkop DKI ( Dono, Kasino, Indro), Kiki Fatmala, Fortunella, Gitty Srinita, Tile, Ineke Koesherawati, Diding, Boneg. Sutradara: Arizal.

Warkop belajar jadi Satpam yang ternyata dikomandani oleh seorang pasien rumah sakit jiwa. Lalu mereka bekerja disebuah perusahaan yang menjadi seorang wanita, karena perusahaan membutuhkan seorang pekerja wanita.

Modified by Blogger Tutorial

warkop DKI ©Template Nice Blue. Modified by Indian Monsters. Original created by http://ourblogtemplates.com

TOP